How to Succeed in Delivery

7 Cara Membuat Brand Sendiri untuk Pemula di Bidang Bisnis

July 11, 2021

Membangun bisnis dari nol bukan merupakan hal mudah. Akan tetapi, bukan berarti hal tersebut tidak bisa terjadi. Semuanya bisa dimulai dari membuat brand bisnis terlebih dahulu. Dalam membuat brand, tentu harus mempertimbangkan banyak hal. Selain itu, Anda juga harus tahu bagaimana cara membuat brand sendiri yang baik. 

Cara Membuat Brand Sendiri untuk Pemula di Bidang Bisnis

Brand bukan hanya sekedar logo maupun nama bisnis saja. Brand menjadi ekspektasi bagaimana orang bisa melihat Anda sebagai pelaku bisnis setiap kali berinteraksi dengan pelanggan bisnis Anda. Brand adalah reputasi yang bisa menggambarkan citra bisnis seterusnya nanti. 

Membangun brand bukanlah hal yang mudah terlebih di awal masa membangun bisnis. Untuk memulai membangun brand yang baik dapat disiasati dengan menerapkan beberapa cara berikut.

1. Lakukan riset pasar

Dalam membangun brand sangat penting untuk melakukan riset pasar terlebih dahulu. Cermati bagaimana kondisi pasar saat ini. Terlebih dalam hal memahami kompetitor. Pahami dengan baik siapa sebenarnya target potensial Anda dan bagaimana ketatnya persaingan di pasaran. 

Dalam hal melakukan riset pasar, sebaiknya Anda mencermati beberapa hal yang harus dilakukan seperti berikut. 

  • Lakukan analisis pasar menggunakan teknologi canggih seperti tools Google Analytics. 
  • Pelajari berbagai macam hal yang berkaitan dengan target konsumen dan dengarkan dengan baik, apa yang sebenarnya mereka inginkan. 
  • Pelajari segala hal yang relevan dari konsumen.
  • Lakukan survei kecil mengenai target market nantinya. Tanyakan kepada mereka tentang brand bagus seperti apa yang sebenarnya diinginkan. 
  • Cobalah berperan sebagai konsumen dengan berbelanja baik secara online maupun offline. 

Setelah Anda menerapkan beberapa langkah riset pasar tersebut, selanjutnya dapat langsung membuat catatan tentang:

  • Target konsumen yang bisa menerima produk bisnis Anda nantinya.
  • Siapa saja kompetitor yang akan terlibat di pasaran. 
  • Tren apa saja yang tengah ada di lingkungan masyarakat saat ini. 

2. Buatlah positioning 

Seperti halnya menjadi sesosok wanita atau pria yang tidak bisa disukai oleh semua orang, brand juga demikian. Jangan memaksa semua orang untuk menyukai brand Anda. Apalagi brand yang masih baru. Maka dari itu, dalam hal ini penting sekali untuk membuat positioning. 

Misalnya, Anda membuat wadah makanan atau bento agar sekaligus menjadi demo untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Jadi, sambil mempromosikan produk maka Anda juga dapat berkampanye bahwa setiap membeli produk tersebut keuntungannya akan disumbangkan untuk penanaman pohon. 

3. Mulai Pilih Nama Bisnis 

Dalam memberikan nama bisnis, tentu perlu mempertimbangkan hal-hal penting lainnya. Pastikan nama bisnis Anda mencerminkan tindakan, kepribadian dan reputasi yang baik. Penting juga diingat bahwa brand bisa menjadi ajang komitmen yang besar. Terutama bagi pebisnis pemula.

Nama bisnis nantinya akan berdampak kepada banyak hal. Contohnya, logo bisnis, cara pemasaran, domain sampai pendaftaran merek dagang di lembaga terkait. Buatlah nama bisnis yang bisa mendeskripsikan sesuatu secara jelas maupun berupa metafora. 

4. Buatlah Slogan untuk Brand

Setelah berhasil menemukan nama bisnis yang sesuai, maka cara membuat brand sendiri yang berikutnya adalah membuat slogan untuk nama brand. Pastikan slogan tersebut mampu menjadi aset yang begitu bernilai bagi brand. Dalam membuat slogan, tidak perlu panjang-panjang. 

Slogan atau tagline bisa berbentuk kata maupun kalimat yang singkat namun cukup mendeskripsikan bisnis kedepannya. Slogan juga harus catchy serta dapat memberikan impresi yang benar-benar kuat bagi calon konsumen di luar sana.  

5. Mulai Pilih Tipografi dan Warna Brand 

Sudah membuat slogan? Selanjutnya mulailah untuk menentukan tipografi dan pewarnaan brand. Pikirkan tampilan visual brand baik-baik. Nantinya baik tipografi maupun pewarnaan akan menjadi identitas bagi brand yang dibangun. 

Menentukan tipografi maupun pewarnaan brand bukan hanya sekedar untuk mendefinisikan brands saja. Akan tetapi, juga bisa menjadi media untuk berkomunikasi dengan para konsumen di luar sana. Untuk memilih tipografi serta pewarnaan brand yang bagus, maka Anda bisa mencari inspirasi di laman internet. 

6. Buat Logo Brand 

Selanjutnya mulailah untuk membuat logo brand. Pikirkan segala yang terbaik untuk brand bisnis Anda. Brand begitu penting sebagai wajah bisnis khususnya dalam hal pemasaran. Brand yang menarik tentunya akan gampang mencuri hati konsumen. 

Idealnya sebuah logo brand harus unik, mudah diaplikasikan ke berbagai ukuran hingga mudah sekali dikenali. Bahkan brand juga harus bisa diaplikasikan ke berbagai macam media promosi di luar sana. Misalnya, Instagram, Facebook, Youtube dan sebagainya. 

7. Terapkan Branding ke Seluruh Produk Bisnis 

Langkah terakhir untuk membuat brand ialah menerapkannya ke semua produk bisnis. Jangan tebang pilih. Pukul rata semua produk bisnis Anda dalam pengaplikasian nama brand. Pemberlakukan hal ini tentunya akan mampu membangun nilai brand tersendiri. 

Jadi, setiap konsumen yang melihat brand tersebut akan langsung teringat bisnis Anda. Jika sudah begini tentunya bisnis Anda akan menempati posisi tersendiri di benak konsumen. Konsumen juga tidak mungkin beralih ke produk lain apabila produk Anda yang selalu diingat oleh mereka. Ini akan sangat bagus! 

Memang benar bahwa membangun brand bukan merupakan hal yang mudah sekali dilakukan. Untuk itu, penting sekali mencari tahu bagaimana cara membuat brand sendiri yang benar dan membantu khususnya bagi para pemula di dunia bisnis. Pastikan Anda bisa membangun brand yang unik dan bisa menempati posisi tersendiri di benak konsumen. Selamat mencoba dan etap terus berkomitmen, ya! 

Artikel Terbaru

How to Succeed in Delivery

Cara Daftar Shopee Food untuk Merchant

Ingin mendaftarkan bisnis F&B Anda di Shopee Food? Simak syarat dan cara daftar Shopee Food berikut ini.

How to Succeed in Delivery

Mengapa restoran Anda membutuhkan brand virtual

Sektor pengiriman makanan telah berkembang selama dekade terakhir, dan pembatasan terkait COVID-19 hanya memperkuat tren ini.

How to Succeed in Delivery

10 Aplikasi Bisnis Online Terbaik untuk Pebisnis Pemula

Mulai dari Google Drive hingga Order Manager, simak pilihan aplikasi bisnis online berikut ini untuk membantu menjalankan bisnis Anda.

How to Succeed in Delivery

7 Cara Membuat Brand Sendiri untuk Pemula di Bidang Bisnis

Anda sedang memulai bisnis? Simak cara membuat brand sendiri berikut ini sebagai pedoman untuk memulai bisnis Anda. Jangan sepelekan bagian branding!

How to Succeed in Delivery

Mengenal Apa Itu Business Manager untuk Bisnis F&B

Pernahkah Anda mendengar istilah business manager sebelumnya? Kenali definisi serta fungi business manager bagi bisnis F&B berikut ini.

How to Succeed in Delivery

Apa Itu Order Manager dan Keuntungannya Bagi Bisnis Anda

Order manager adalah software yang dapat membantu mengelola pesanan bisnis F&B Anda dari multi-platform menjadi satu sistem yang terintegrasi.

Local Heroes

Steggo bermitra dengan Hubster untuk meningkatkan efisiensi

“Dengan Hubster, pesanan online jauh lebih mudah dan efisien. Semua sudah otomatis dan tidak perlu pencatatan manual.” -Adi Setyo Nugroho, salah satu owner Steggo

How to Succeed in Delivery

Ghost Kitchen: Pengertian, Jenis, dan Keuntungannya

Istilah ghost kitchen pasti tidak asing lagi terdengar di kalangan pebisnis makanan. Baca penjelasan lengkap seputar ghost kitchen dan keuntungannya berikut ini.

Tentang Hubster

Biarkan pelanggan Anda memesan sesuai keinginan mereka dengan fitur Manual Orders Hubster

Masukkan pesanan dari sumber apa pun langsung ke tablet Hubster Anda dengan fitur baru kami Manual Orders!