4 Strategi Analisis Peluang Pasar Agar Usaha Anda Makin Besar

Analisis Peluang Pasar merupakan sebuah rangkaian proses dalam riset, yang dimanfaatkan untuk mencari dan mendapatkan peluang bisnis paling sesuai.

Analisis peluang pasar tidak dapat dilepaskan oleh pelaku usaha ketika hendak membuat suatu keputusan berkaitan dengan produk mereka. Berlaku untuk produk berupa barang maupun jasa.

Menganalisis peluang-peluang yang ada dapat membantu pengusaha tetap produktif dan mengikuti perkembangan pasar dan selera konsumen. Kemampuan tersebut dapat membuat bisnis bisa bertahan lebih lama.

Sebaliknya, saat bisnis tidak dapat melakukannya, maka perusahaan berpotensi untuk kehilangan peluang untuk mempertahankan bisnisnya selama mungkin. 

Untuk menemukan mode bisnis yang tepat untuk diterapkan, Anda harus memahami pengetahuan dasar hingga langkah menyusun strategi tersebut.

Pengertian Analisis Peluang Pasar

pengertian analisis peluang pasar
Sumber: Visual Paradigm Online

Analisa terhadap potensi merupakan sebuah rangkaian proses dalam riset, yang dimanfaatkan untuk mencari dan mendapatkan peluang bisnis paling sesuai. 

Untuk memutuskan peluang paling tepat untuk usaha, pemilik usaha harus melakukan evaluasi terhadap faktor-faktor dari luar atau eksternal. Faktor eksternal yang tidak bisa dikendalikan itu dapat mempengaruhi berbagai aspek di dalam usaha.

Beberapa contoh faktor eksternal yang perlu diperhatikan secara khusus adalah keadaan kompetitor, perubahan perilaku konsumen, risiko bisnis, hingga keadaan ekonomi dan politik pada waktu tertentu.

Dengan melakukan analisis peluang pasar, semua pengambil kebijakan di dalam perusahaan bisa menemukan potensi untuk berkembang hingga ancaman apa saja yang dapat mengganggu usaha.

Baca Juga: Analisa Kompetitor: Tujuan dan Manfaat untuk Strategi Bisnis

Pentingnya Melakukan Analisis Peluang Pasar

pentingnya melakukan analisis peluang pasar
Sumber: Youtube

Beberapa alasan pentingnya melakukan analisa terhadap peluang bisa dilihat pada pemaparan di bawah ini:

1. Evaluasi dan Perbaikan

Analisis tersebut dapat memudahkan Anda dalam melakukan evaluasi atas kinerja usaha selama ini. Setelah itu, Anda bisa mulai menerapkan perbaikan atas hasil evaluasi.

Ada banyak hal bisa masuk ke dalam proses perbaikan dari bisnis ini. Perbaikan bisa dilakukan terhadap esensi, tujuan, serta nilai usaha. Bisa dengan memperbaiki kinerja agar kembali pada tujuan dan esensi awal, ataupun merevisi kembali agar porsinya kembali pas.

Selain itu perbaikan juga dapat dilakukan dalam pelayanan terhadap konsumen. Contohnya seperti dalam proses pemesanan, transaksi atau pembayaran, hingga sampai di tangan pembeli.

 2. Mengetahui Layaknya Usaha

Layak atau tidaknya bisnis untuk terus berjalan ditentukan oleh banyak aspek dan akan berbeda satu sama lain, meskipun memiliki produk serupa.

Sehingga untuk menentukan sudah berjalan secara layak atau tidaknya usaha Anda, perlu dilakukan analisis peluang pasar. Misalnya usaha coffee shop dianggap telah layak berjalan jika memiliki minimal satu orang barista. 

3. Mempertimbangkan Potensi Berlanjutnya Usaha

Tidak hanya menentukan kelayakan usaha, analisis juga bisa menentukan apakah usaha masih berpotensi untuk dilanjutkan ke depannya. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh pendapat atau pandangan konsumen.

Apabila mereka puas, maka pelanggan tetap akan terus ada, bahkan bisa mendatangkan konsumen baru. Untuk mengetahui ini, ketika melakukan analisis bisa mengadakan survei untuk mengetahui tingkat kepuasan mereka.

Jika kebanyakan merasa puas, usaha memiliki alasan kuat ntuk terus berlanjut. Kritik dan saran bisa digunakan sebagai bahan perbaikan di masa mendatang.

4. Memperlihatkan Untung atau Ruginya Usaha

Laba atau untung berdasarkan perhitungan dan analisis, membantu dalam menentukan rencana strategis di periode selanjutnya. Anda bisa memanfaatkan hasil analisis peluang pasar untuk menentukan anggaran atau mengubah strategi mendapat laba.

5. Mendapat Gambaran Keinginan Konsumen

Berdasarkan laporan mengenai laba dan rugi atau survei pelanggan, Anda bisa membaca tren di kalangan mereka. Perubahan minat tersebut bisa digunakan untuk berinovasi dalam pelayanan maupun produk.

6. Memahami Pergerakan Kompetitor

Hasil analisis peluang pasar juga bisa dijadikan sebagai bahan untuk melihat pergerakan kompetitor atau pesaing. Hasil analisa yang dipraktikkan dalam usaha dapat mencegah larinya pelanggan kepada para pesaing.

4 Cara dalam Melakukan Analisis Peluang Pasar

4 cara melakukan analisis peluang pasar
Sumber: Marketing91

Di bawah ini terdapat beberapa cara atau langkah dalam melakukan analisis yang tepat, agar hasilnya dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha:

1. Observasi Kebutuhan Konsumen

Ketahui apa saja yang diinginkan atau dibutuhkan oleh konsumen atas produk yang berada di dalam usaha Anda. Cari tahu apa faktor yang akan membuat mereka bertahan atau selalu menjadi konsumen tetap.

Ketahui kebutuhan dan keinginan mereka dengan cara melakukan survei, voting, atau riset di dalam mesin pencari seperti Google. Setelah itu, Anda dapat menerima gambaran jelas mengenai kebutuhan atau keinginan mereka terhadap produk di bisnis.

2. Kenali Konsumen Lebih Dalam

Agar bisa mendapatkan gambaran mengenai potensi atau daya beli konsumen, dalam proses analisis peluang pasar ini Anda bisa menggali profil mereka. Cari tahu mengenai latar belakang pendidikan, ekonomi, status sosial, usia, jenis kelamin hingga demografinya.

3. Menetapkan Target Pasar

Jika telah mengetahui kebutuhan, keinginan, dan mengenal konsumen lebih dalam, Anda bisa berpindah pada langkah menetapkan target pasar. Perlu diketahui ada 3 jenis pasar yang bisa ditargetkan.

Pertama dikenal sebagai pasar konsumen atau B2C (Business to Consumen). Kriteria pelanggan yang masuk ke dalam kategori ini adalah mereka yang membeli jasa atau produk untuk kebutuhan pribadi atau sehari-hari.

Selanjutnya, jenis target dalam analisis peluang pasar adalah pasar industri atau bisnis (B2B/ Business to Business). Merupakan organisasi, kelompok, maupun individu yang membeli produk untuk produksi barang lain atau untuk kebutuhan operasional.

Terakhir, ada pasar pengecer atau ritel. Mereka membeli produk atau barang yang telah jadi untuk dijual kembali.

Tentukanlah pasar mana yang menjadi target, atau sering disebut pasar relevan. Dalam pasar ini bisa dikelompokkan lagi orang yang tidak akan membeli, hanya sekali, atau menjadi pelanggan royal.

4. Menilai Kompetitor

Terakhir, lihatlah para kompetitor yang akan Anda hadapi. Nilai produk usaha Anda dan bandingkan dengan penawaran dari kompetitor. Anda juga bisa melihat apakah usaha sudah mampu untuk bersaing dengan perusahaan lain.

Setelah memahami hingga melakukan semua langkah-langkah yang dijelaskan di atas. Anda bisa mendapatkan laporan analisis peluang pasar laporan tersebutlah yang akan menjadi panduan dalam mengelola bisnis.

Baca Juga: Segmentasi Pasar: Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya

Dengan mengirimkan formulir ini berarti Anda telah menyetujui syarat dan ketentuan kami.
Download icon

Heading

Thousands of restaurants trust Otter to increase sales, save time, and make delivery easier.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Next article
This is some text inside of a div block.
This is some text inside of a div block.

Learn more about Otter's integrations

This is some placeholder text by Ollie.

Start your 30-day free trial