Tujuan Penetapan Harga dan Strateginya pada Bisnis

Ada beberapa tujuan penetapan harga yang harus dipahami produsen agar bisnis tetap berjalan. Simak penjelasnnya di sini!

Tujuan penetapan harga perlu diperhatikan oleh para pelaku usaha ketika memulai bisnis atau dalam tahap mengembangkannya. Pemberian tarif pada produk tertentu memberikan dampak besar terhadap jalannya bisnis di kemudian hari. 

Mengejar keuntungan yang besar dan cepat tentu adalah hal yang diinginkan pengusaha. Namun, jika tarif yang diberikan terlalu tinggi, maka daya beli konsumen akan menurun. Apalagi ditambah persaingan harga dengan kompetitor yang lebih murah.

Sedangkan memberikan tarif terlalu murah juga dapat mematikan usaha Anda, karena banyak biaya operasional yang tidak tertutupi. Membebankan biaya pada konsumen perlu perhitungan matang dan memperhatikan banyak aspek.

Anda perlu mengetahui tujuan, metode, hingga strategi tepat agar tarif barang atau jasa memberikan keuntungan bagi semua pihak yang terlibat.

Tujuan Penetapan Harga Pada Bisnis

tujuan penetapan harga pada bisnis
Sumber: Software Suggest

Sebelum menentukan harga produk dan jasa dari usaha Anda, mengetahui tujuan dalam menetapkan harga merupakan suatu keharusan. Berikut beberapa tujuannya:

1. Menerima Keuntungan yang Maksimal

Ketika menentukan tarif jual atas produk dan jasa, aspek mengenai keuntungan adalah hal mutlak. Karena pada dasarnya seseorang berbisnis untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Keuntungan yang diperoleh biasanya digunakan oleh pengusaha untuk menjadi modal kembali dalam periode waktu operasional berikutnya. Jika keuntungan besar, maka hasilnya bisa digunakan untuk mengembangkan usaha lebih masif.

Bentuk pengembangannya berupa peningkatan hasil produksi dan promosi lebih luas. Sehingga untuk bisa mendapatkan nominal keuntungan tertentu, penetapan tarif harus dilakukan pada produk yang sesuai.

2. Meningkatkan Penjualan

Tujuan penetapan harga selanjutnya adalah meningkatkan penjualan barang atau jasa Anda. Ketika penjualan terus meningkat, makan keberlangsungan bisnis akan menjadi lebih terjamin.

Oleh karena itu, saat menentukan beban jual dari barang atau jasa, harus ada kebijakan dan kebijaksanaan. Tidak bisa asal menetapkannya.

3. Membangun Branding atau Citra

Citra atau branding atas produk dan usaha Anda secara keseluruhan turut dipengaruhi oleh biaya yang ditetapkan. Konsumen tidak hanya melihat deskripsi atas barang dan jasa dari suatu usaha, kolom harga juga menjadi perhatian. Penentu jadi atau tidaknya bertransaksi.

Ada merek yang dikaitkan dengan kualitas barangnya sesuai dengan biaya. Berlaku untuk anggapan bahwa barang berkualitas rendah memiliki tarif murah, murah tapi bagus, atau mahal namun produk juga bagus.

Anda bisa menentukan tujuan penetapan harga dengan memikirkan citra ini. Jangan sampai barang terlalu mahal atau murah, karena calon pembeli yang belum kenal akan menggunakannya sebagai patokan.

4. Menghindari Terjadinya Persaingan Harga

Perang atau persaingan tarif dapat dihindari dalam tujuan penetapan harga ini, karena biaya produk atau jasa lebih stabil di dalam kondisi pasar seperti apa pun. Ketika minat beli menurun, Anda tidak perlu menjatuhkan tarifnya karena ingin memikat pembeli.

Beban biaya yang pas dan dianggap wajar oleh konsumen dan bisnis, tidak akan membuat calon pembeli batal membeli produk atau jasa yang mereka butuhkan.

5. Menghadapi Persaingan 

Sebelum memutuskan tarif atas produk-produk maupun jasa, perilaku konsumen dapat dijadikan acuan. Cek kembali kualitas produk, agar biaya yang Anda tawarkan dianggap lebih baik daripada kompetitor.

Keputusannya bisa dengan memberi tarif jual lebih tinggi atau lebih murah, namun dengan mempertahankan kualitasnya.

Baca Juga: Strategi Penetapan Harga Saat Menjalankan Usaha Makanan

Metode Penetapan Harga 

metode penetapan harga
Sumber: Integrated Insight

Setelah memahami tujuan penetapan harga di dalam bisnis, ada metode dalam menetapkannya yang harus diketahui. Ada 3 metode, yaitu:

1. Competition-based Pricing

Dalam penetapan tarif menggunakan metode ini, pengusaha harus menghitung semua biaya tetap maupun variabel dalam produksi. Selain itu, peningkatan keuntungan juga bisa masuk ke dalam perhitungan dalam metode ini.

2. Perceived-value Pricing

Dalam metode ini, sudut pandang calon pembeli menjadi spotlight. Ada biaya promosi, kualitas dari output bisnis, hingga pendistribusiannya merupakan salah satu hal sebagai nilai tambah dan pertimbangan dari sisi konsumen.

3. Competition-value Pricing

Seperti pada tujuan penetapan harga di atas, pesaing merupakan salah satu hal penting untuk diantisipasi. Harga pesaing dan rata-rata di pasar bisa menjadi pertimbangan dalam menentukannya.

Strategi Menetapkan Harga Pada Bisnis F&B

strategi menetapakan harga pada bisnis f&b
Sumber: Unsplash

Bisnis Food and Beverage (F&b) adalah salah satu jenis usaha yang perputaran uangnya cukup cepat. Tapi bisnis ini juga memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi. 

Agar usaha Anda tidak tetap aman, termasuk dari segi usaha, beberapa strategi dapat dilakukan:

1. Menentukan Tujuan Binsis

Sebelum berstrategi, Anda harus menentukan ke mana tujuan dan pencapaian yang ingin diperoleh bisnis f&b tersebut. Caranya adalah dengan memiliki kemampuan dalam memahami keadaan pasar, pesaing, hingga tempat pemasarannya.

2. Hitung Semua Biaya

Seperti tujuan penetapan harga yang ingin mendapat keuntungan dan penjualan meningkat, strategi dalam menetapkan harga juga harus mempertimbangkan kedua hal tersebut. Maka, semua biaya pengeluaran harus dihitung dengan cermat.

Walaupun bahan baku dari usaha merupakan milik sendiri atau pemberian orang, pengusaha harus turut menghitungnya dan melakukan pembulatan ke atas. Jika membeli, pastikan membeli bahan bakunya di grosir atau penyedia terpercaya, agar biaya murah.

3. Menganalisa Harga Pasar

Untuk makanan atau minuman dengan daya saing tinggi karena banyak peminat, pengusaha harus menganalisa pasar dan bisa menyesuaikan tarif jual untuk pembeli. 

4. Hindari Sering Mengadakan Diskon

Untuk menarik pembeli atau sayang terhadap makanan yang akan terbuang, pengusaha sering melakukan diskon. Namun jangan terlalu sering, karena akhirnya Anda akan mengalami rugi. Diskon diberikan pada waktu-waktu tertentu saja.

5. Ketahui Harga Milik Kompetitor

Saat menawarkan biaya makanan dan minuman, lihat juga berapa tarif milik kompetitor. Setelah data terkumpul, pebisnis bisa menentukan tarif tidak terlalu jauh kisarannya dengan semua pesaing.

Ketika keuntungan yang ingin diterima dan layanan terhadap konsumen ingin bernilai tinggi, pengusaha harus mempertimbangkan harga. Dengan mengetahui tujuan penetapan harga hingga strateginya, usaha bisa mendapatkan kedua hal di atas.

Baca Juga: Membuat Contoh Label Makanan yang Menarik dengan Mudah

Dengan mengirimkan formulir ini berarti Anda telah menyetujui syarat dan ketentuan kami.
Download icon

Heading

Thousands of restaurants trust Otter to increase sales, save time, and make delivery easier.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Next article
This is some text inside of a div block.
This is some text inside of a div block.

Learn more about Otter's integrations

This is some placeholder text by Ollie.

Start your 30-day free trial