How to Succeed in Delivery

Mesin EDC: Definisi, Jenis, dan Cara Mendapatkannya

October 4, 2021

Saat sedang berbelanja di pusat perbelanjaan besar ataupun makan di restoran, Anda pasti pernah melihat sebuah mesin kecil yang bentuknya hampir mirip dengan telepon genggam. Ya, mesin tersebut biasa dikenal dengan sebutan mesin EDC.

Anda pun tentu tidak asing lagi dengan fungsi dari alat tersebut. Namun untuk lebih mengetahuinya, khususnya bagi Anda para pemilik bisnis F&B, simak penjelasan lengkap seputar mesin EDC, jenis-jenisnya, serta manfaat memiliki mesin EDC bagi bisnis Anda.

Apa Itu Mesin EDC?

4 mesin edc dari berbagai provider iuntuk transaksi offline
Source: InfoPerbankan

EDC atau Electronic Data Capture adalah sebuah mesin yang membantu menerima proses pembayaran dari pelanggan dengan menggunakan kartu debit/kredit, dan biasanya terhubung dengan rekening bank manapun.

Meski sekilas bentuknya seperti telepon genggam, mesin EDC hanya dapat dipergunakan untuk memproses pembayaran dari transaksi dan mencetak transaksi pembelian pelanggan dalam bentuk struk.

Di dalam mesin EDC terdapat sebuah komponen yang bernama GUI (Graphical User Interface). Fungsinya adalah untuk memasukkan berbagai data, memvalidasi data yang masuk, serta membuat laporan dari analisis data yang telah dikumpulkan.

3 Jenis Mesin EDC Berdasarkan Karakteristiknya

Meskipun secara fisik terlihat hampir sama, namun mesin EDC terbagi atas 3 jenis yang berbeda, yaitu:

1. Jenis GPRS Mobile 

Mesin EDC GPRS Mobile untuk pembayaran di toko
Source: CekAja

Jenis mesin EDC yang pertama adalah jenis GPRS Mobile. Di mana mesin EDC jenis ini mengandalkan sinyal seluler dan juga tidak melulu harus terhubung dengan arus listrik dari stop kontak, karena telah memiliki baterainya sendiri. Jenis mesin EDC GPRS terbilang cukup handy karena mudah dibawa kemana-mana, sehingga akan sangat cocok untuk Anda yang sering mengikuti event booth untuk memasarkan produk bisnis Anda.

2. Mesin EDC GPRS 

Mesin EDC GPRS dari BCA
Source: BCA

Jenis selanjutnya adalah mesin EDC versi GPRS. Masih mengandalkan sinyal seluler GPRS, mesin EDC ini mengandalkan aliran arus listrik agar dapat berfungsi. Bedanya dengan jenis yang sebelumnya hanyalah dari segi kemudahan untuk dibawa-bawa. Karena harus selalu dicolokkan dengan stop kontak, penggunaan mesin EDC GPRS tidak semudah jenis yang sebelumnya.

3. Mesin EDC Versi Fixed Line 

Mesin EDC GPRS untuk melakukan pembayaran di toko
Source: Beritagar

Jenis mesin EDC yang terakhir adalah jenis Fixed Line. Di mana jenis ini mengandalkan kabel telepon fixed dari pihak operator seperti Telkom. Kabel tersebut perlu untuk tersambung agar proses transaksi dapat langsung diteruskan kepada pihak bank terkait (data yang ingin dikirimkan langsung dapat sampai). Jenis mesin EDC yang satu ini adalah versi umum dari mesin EDC yang biasa digunakan oleh para pebisnis.

Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi Kasir Online untuk Permudah Bisnis F&B

Bagaimana Cara Mendapatkan Mesin EDC?

Apabila Anda juga ingin memiliki mesin EDC untuk bisnis F&B Anda, hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah mengajukan permintaan mesin EDC ke pihak bank. Sebagai pihak pengaju, beberapa dokumen yang perlu Anda persiapkan di antaranya:

1. Sertakan kartu identitas seperti KTP, SIM, atau Paspor

2. Siapkan  NPWP Pribadi / Badan Usaha

3. Siapkan SIUP / TDP atau Surat Keterangan Domisili

4. Menyiapkan Akta Pendirian Usaha

5. Sertifikat Kepemilikan Tempat  / Surat Keterangan Sewa Tempat

6. Membuka Rekening Tabungan, baik biasa ataupun giro

7. Mengisi Formulir Permohonan 

8. Memeriksa Kelayakan Bisnis sesuai persyaratan 

Hal yang Perlu Diketahui dari Penggunaan Mesin EDC

Setelah mengetahui sedikit lebih banyak seputar apa itu mesin EDC, fungsinya, jenis-jenis mesin EDC, serta bagaimana cara mendapatkan mesin EDC, ada lagi beberapa hal lain yang perlu Anda ketahui seputar mesin EDC. Tetap simak infonya ya!

1. Biaya Menggesek Kartu di Mesin EDC

Apabila ada pelanggan yang ingin melakukan pembelian dengan menggunakan kartu debit, pelanggan tersebut akan dikenakan biaya ketika menggesek kartu debitnya di mesin EDC Anda. Namun hal tersebut akan berlaku hanya jika kartu debit pelanggan tersebut berasal dari bank yang berbeda dari mesin EDC yang Anda sediakan.

Dan beberapa merchant atau tempat usaha juga memiliki kebijakan minimal transaksi agar pelanggan dapat menggunakan pembayaran debit/kredit dengan menggesek di mesin EDC.

2. Transaksi Mesin EDC Gagal 

Tidak menutup kemungkinan, bahwa mesin EDC bisa saja mengalami kegagalan. Namanya juga mesin transaksi, pasti akan ada masa trouble-nya juga. Seperti munculnya peringatan please try again, biasanya masalah tersebut dikarenakan reversal atau sinyal GPRS.

Cara untuk mengatasinya dengan melakukan restart pada mesin EDC tersebut. Kemudian, jika Anda menemukan peringatan line idle, biasanya penyebabnya dari line telepon yang seringkali mati atau bahkan suaranya kurang jernih. Cara mengatasinya cukup restart saja mesinnya.

3. Biaya Transaksi dari Mesin EDC

Salah satu bentuk informasi yang sangat penting untuk diketahui, yaitu mengenai biaya transaksinya. Untuk biaya transaksi dari mesin EDC ini semuanya dibebankan kepada pihak pedagang atau bahkan merchant.

Jadi, jikalau Anda sebagai pembeli dari suatu toko maupun di mana pun itu. Lalu menggunakan mesin EDC untuk transaksi pembayarannya, harus patut curiga bila sampai pihak tokonya meminta biaya tambahan.

Itulah penjelasan lengkap mengenai mesin EDC yang sekiranya perlu untuk Anda ketahui. Di era yang serba cashless sekarang ini, akan ada baiknya jika Anda mulai mempertimbangkan menyediakan mesin EDC di kasir Anda untuk memberikan opsi bertransaksi yang mudah kepada pelanggan.

Selain mesin EDC, Anda juga bisa mencoba sistem delivery online untuk mengekspansi bisnis Anda dan menjangkau lebih banyak pelanggan potensial bagi bisnis Anda. Selamat mencoba!

Baca Juga: Apa itu QRIS: Pengertian, Manfaat dan Kegunaan


Artikel Terbaru

Tentang Hubster

Memperkenalkan Reports Dashboard Hubster

Reports baru kami yang diperbarui akan mencakup filter yang lebih mendalam, grafik yang dinamis, dan insight yang kompatibel dengan semua browser web dan seluler.

Cara Daftar Bantuan UMKM Secara Online (BPUM)

Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) adalah bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Untuk mendapatkannya, simak cara daftar bantuan UMKM online berikut!

Cara Daftar Traveloka Eats untuk Merchant & Driver

Traveloka Eats adalah layanan pemesanan makanan secara online dari Traveloka. Simak cara daftar Traveloka Eats untuk merchant dan driver berikut ini jika Anda juga ingin tergabung!

How to Succeed in Delivery

Mesin EDC: Definisi, Jenis, dan Cara Mendapatkannya

Mesin EDC adalah sebuah perangkat yang membantu proses pembayaran dengan menggunakan kartu kredit ataupun debit dari berbagai rekening bank. Simak penjelasan lengkap seputar mesin EDC berikut.

How to Succeed in Delivery

Cara Menentukan Harga Jual Makanan Agar Untung

Kebingungan bagaimana cara menentukan harga jual makanan agar bisa mendapatkan untung? Tak perlu bingung, simak penjelasan lengkapnya di sini!

How to Succeed in Delivery

Tips dan Cara Foto Produk Makanan yang Menarik untuk Bisnis Anda

Memiliki visual produk yang menarik adalah salah satu kunci kesuksesan bisnis F&B. Simak cara foto produk makanan berikut sebagai referensi Anda.

How to Succeed in Delivery

Contoh Bisnis Plan Makanan Sederhana dan Terbukti Berhasil

Sedang mencari contoh bisnis plan makanan untuk bisnis F&B yang baru saja Anda mulai? Intip contoh lengkapnya di artikel berikut ini!

How to Succeed in Delivery

12 Contoh Iklan Produk Makanan beserta Gambarnya

Kumpulan contoh iklan produk makanan sebagai inspirasi dan referensi bagi Anda yang ingin memulai bisnis di dunia F&B.

Mengapa restoran anda harus berada di lebih dari satu layanan pengiriman makanan

Pelajari cara mendaftar ke beberapa platform pengiriman makanan untuk meningkatkan jangkauan, penjualan, kehadiran, dan lainnya di restoran anda.