Apa itu Distribusi : Pengertian dan Manfaatnya untuk Bisnis

Dalam bisnis apa itu distribusi adalah kegiatan ekonomi yang sangat penting. Karena kegiatan ini dapat menjaga kelangsungan hidup bisnis yang dijalankan.

Apa itu distribusi sangat sering ditanyakan oleh sebagian besar orang, ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dilakukan oleh perusahaan atau produsen. Jika tidak menerapkan pendistribusian dengan baik kelangsungan hidup perusahaan tentu saja akan terganggu. 

Proses pengiriman dari produsen kepada konsumen ini disebut sebagai pendistribusian. Distribusi sebenarnya biasa dipakai juga untuk menyebut kegiatan penyaluran bantuan 

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memenuhi keperluan sehari-hari ke tempat bencana atau ke wilayah-wilayah yang sedang dalam masa darurat. Pengirimannya dilakukan oleh pemerintah pada pegawai negeri atau penduduknya langsung. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai definisi, manfaat dan juga contoh kegiatannya simak sampai selesai.

Apa Itu Distribusi 

apa itu distribusi
Sumber : Unsplash

Distribusi merupakan proses penyaluran barang yang telah dibuat oleh produsen kepada konsumennya. Istilah ini sudah tidak asing lagi di dunia ekonomi karena sering digunakan untuk menyebutkan salah satu kegiatan ekonomi.

Apa itu distribusi sebenarnya, istilah distribusi diartikan dalam kamus besar bahasa indonesia adalah penyaluran atua pembagian atau juga pengiriman ke beberapa titik atau ke beberapa orang biasanya dilakukan oleh dua pihak antara konsumen dan juga produsen.

Dalam bisnis apa itu distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang sangat penting. Alasanya karena kegiatan inilah yang dapat menjaga kelangsungan hidup sebuah perusahaan atau bisnis yang dijalankan oleh seorang pengusaha.

Tanpa adanya proses ini kegiatan ekonomi tidak akan berjalan dengan baik, serta hasil produksi yang sudah dibuat oleh sebuah produsen juga akan sia-sia jika tidak dilakukan pendistribusian.

Bahkan, hal ini bisa berpotensi memberikan kerugian yang cukup besar untuk perusahaan atau produsen yang telah memproduksinya. Tujuan utama dari apa itu distribusi untuk menyampaikan hasil produksi yang telah diselesaikan oleh produsen atau perusahaan kepada konsumennya.

Tujuan Dan Manfaat Kegiatan Distribusi Pada Bisnis

tujuan dan manfaat distribusi untuk bisnis
Sumber : Unsplash

Tujuan dan manfaat kegiatan distribusi untuk bisnis yang dijalankan sangat penting sekali. Ini juga bahkan berhubungan dengan berjalan atau tidaknya sebuah perusahaan. Karena distribusi memiliki tujuan utama seperti menyalurkan barang pada konsumennya, barang tersebut dapat digunakan dengan baik oleh konsumen.

Selain itu tujuan lainnya adalah menjaga kestabilan ekonomi terutama menjaga kelangsungan hidup dari sebuah perusahaan agar bisa mendapatkan hasil untung setelah konsumen menerima barang hasil produksi tersebut.

Manfaat dari apa itu distribusi dalam bisnis dapat memberikan produk atau barang yang dibutuhkan oleh seseorang atau konsumen dengan mudah, serta menjamin proses produksi berjalan dengan baik serta dapat mengembangkan serta mempertahankan kualitas dari hasil produksinya yang dihasilkan.

Baca Juga : Cara dan Contoh Pembukaan Penjualan Bagi Bisnis Kecil

Jenis-Jenis Kegiatan Distribusi

jenis kegiatan distribusi
Sumber : CorporateFinanceInstitute

Anda juga harus mengetahui mengenai jenis-jenis dari apa itu distribusi. Jenis-jenis ini dapat dilihat perbedaannya dari cara penyaluran hasil produksinya masing-masing. Berikut in penjelasan lengkap mengenai jenis kegiatan distribusi.

1. Distribusi yang Dilakukan Secara Selektif

Jenis pertama dari apa itu distribusi adalah dilakukan secara selektif. Jenis ini dapat dijadikan sebagai salah satu solusi agar barang-barang tersebut bisa disalurkan dengan baik. Biasanya akan diterapkan oleh produsen yang akan mengirim barangnya ke beberapa wilayah tertentu saja.

Karena pada wilayah-wilayah tersebut barangnya akan lebih laris daripada ke daerah lainnya. Contohnya saja barang-barang bermerk ekslusif biasanya akan didistribusikan pada wilayah-wilayah yang memiliki toko eksklusif saja.

2. Distribusi yang Dilakukan Secara Intensif

Jenis lainnya dari apa itu distribusi adalah intensif yang dilakukan untuk menyalurkan barang pada retail. Oleh pemilih retail barangnya akan dijual kembali pada konsumen, tetapi tidak semua barang atau jasa bisa didistribusikan dengan menerapkan jenis ini.

Karena tidak semua perusahaan bisa menggunakan sistem ini. distribusi secara intensif biasanya akan dilakukan untuk barang atau jasa yang sudah pasti akan laris dan mudah dijual di pasaran.

3. Distribusi yang Dilakukan Secara Langsung

Jenis ini dilakukan oleh perusahaan yang melakukan sendiri proses penyalurannya tanpa melibatkan pihak ketiga dalam proses pengirimannya. Biasanya dilakukan oleh nelayan, petani dan juga pedagang yang menjual barang atau hasil produksinya langsung ke konsumen tanpa perantara pihak ketiga.

4. Distribusi yang Dilakukan Secara Tidak Langsung

Jenis selanjutnya dilakukan secara tidak langsung maksudnya proses pengirimannya dilakukan oleh pihak ketiga. Sehingga pihak produsen atau perusahaan tidak terlibat langsung dalam proses pendistribusian barang. 

5. Distribusi yang Dilakukan Secara Eksklusif

Terakhir, jenis dari kegiatan pendistribusian lainnya adalah penyaluran yang dilakukan secara eksklusif. Maksud dari eksklusif memiliki artian diantara kedua belah pihak produsen dan pengecer telah memiliki kesekapatan sehingga keduanya akan memiliki keuntungan dan biasanya barang yang didistribusikan biasanyakan bersifat eksklusif.

Barang-barang eksklusif yang dimaksud seperti handphone, laptop dan masih banyak lagi contohnya.

Contoh Kegiatan Distribusi

Sebenarnya secara sadar atau tidak sadar Anda sebagai konsumen juga terlibat dalam kegiatan apa itu distribusi. Beberapa pihak yang biasanya terlibat dalam kegiatan ini antara lain seorang pedagang yang akan membeli barangnya ke produsen sebelum akhirnya menjual pada konsumen.

Agen merupakan pelaku distribusi yang bertanggung jawab sebagai penyalur barang dari produsen langsung kepada konsumennya. Biasanya seorang agen akan mendapatkan keuntungan dari nilai komisi.

Selain itu ada juga seorang makelar, eksportir, importir dan terakhir juga komisioner. Masih bingung dengan kegiatan ini berikut ini beberapa contoh dari kegiatan pendistribusian.

1. Pendistribusian Bahan Pangan

contoh pendistribusian bahan pangan
Sumber : KnowlegdeLeader

Pertama yang sering dilakukan pendistribusian adalah bahan pangan seperti barang dan juga telur. Aktivitas seperti membeli bawang dan juga telur ini sebelum dapat sampai di tangan konsumen berawal dari petani atau peternak yang menjualnya ke seorang pedagang.

Dari pedagang di pasar itulah baru konsumen bisa mendapatkan telur atau juga bawang. Ini merupakan contoh kegiatan pendistribusian yang sering dilakukan.

2. Pendistribusian Jasa

contoh pendistribusian jasa
Sumber : Unsplash

Biasanya jika membicarakan tentang distribusi berkaitan dengan pengiriman sebuah benda. Tetapi dalam kenyataan pendistribusian juga bisa dilakukan untuk jasa. Contoh dari kegiatan pendistribusian di bidang jasa adalah ketika Anda menggunakan sebuah aplikasi untuk mendapatkan tiket, ojek online dan masih banyak lagi.

Masih banyak contoh lainnya dari pendistribusian ini seperti film, perdagangan online dan lain-lainnya. Apa itu distribusi merupakan kegiatan yang sangat penting dalam menghidupkan roda ekonomi sebuah perusahaan dan juga negara.

Baca Juga : Manfaat E-Commerce Bagi Berbagai Pihak yang Diuntungkan

Start your 30-day free trial