7 Cara Menentukan Target Pasar untuk Bisnis Kuliner

Sebelum menjalani bisnis kuliner, Anda perlu mengenali cara menentukan target pasar yang tepat. Temukan caranya di sini.

Anda tentu tau bahwasannya menjalankan sebuah bisnis tidak semudah membalikkan telapak tangan. Salah-salah langkah, bukannya untung malah bisa jadi buntung. Oleh karena itu, sedari awal Anda harus memahami terlebih dahulu hal-hal dasar seperti siapa target pasar dari bisnis Anda.

Kali ini, kami akan membahas seputar cara menentukan target pasar untuk bisnis kuliner, khusus untuk Anda para pelaku bisnis di bidang F&B.

Langkah-langkah Menentukan Target Pasar untuk Bisnis Kuliner

Menentukan target pasar adalah sebuah upaya untuk mengelompokkan konsumen sesuai dengan segmentasi yang Anda bentuk untuk bisnis Anda. Target pasar tersebut tak lain ialah orang-orang yang ingin Anda jadikan sebagai pelanggan dari bisnis Anda kedepannya.

Dengan menentukan target pasar, Anda jadi dapat mengarahkan strategi bisnis kuliner Anda menjadi lebih jelas baik itu dari segi persiapan, pengolahan, hingga pendistribusian.

Adapun beberapa cara menentukan target pasar adalah sebagai berikut.

1. Mengenali "siapa" dan "seperti apa" target Anda

Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya Anda mengenal dan menguasai terlebih dahulu target konsumen Anda. Artinya, kalangan mana yang harus dibidik sebagai konsumen utama produk yang dijual. Penting untuk mengetahui hal-hal seperti usia rata-rata konsumen, status ekonomi untuk menentukan daya beli dan tidak kalah penting latar belakang kehidupan sosialnya. Semua itu akan berpengaruh terhadap produk makanan atau minuman yang akan Anda jual.

Seperti contoh, Anda ingin menargetkan kaum Gen Z sebagai target pasar Anda. Maka dari itu Anda harus memahami terlebih dahulu seperti apa karakteristik Gen Z di daerah Anda, seperti apa latar belakangnya, dan seperti apa daya beli yang sekiranya mereka miliki. Baru lah dari situ Anda akan memiliki kerangka untuk pengembangan selanjutnya: penentuan produk.

2. Membentuk buyer persona yang berdasarkan market research

Membidik konsumen tidak hanya dilihat dari faktor usia, daya beli, penghasilan dan jenis kelamin saja. Akan tetapi juga dapat dilihat berdasarkan dinamika kependudukan atau sering disebut demografi. Istilah seperti ini dalam penentuan target disebut buyer persona atau representasi pelanggan. Dalam membuat buyer persona ini Anda harus lebih teliti dan melakukan kajian mendalam. Karena perlu penentuan gender, gaya hidup, usia dan lain sebagainya. Melalui data-data tersebut Anda dapat menciptakan target pasar yang lebih unik dibanding kompetitor lainnya.

Untuk mendapatkan data-data tersebut, Anda dapat membuat abstraksinya melalui jurnal ataupun hasil market research yang banyak tersedia di internet.

3. Menentukan produk makanan/minuman yang ingin dijual

Setelah mengetahui gambaran seputar seperti apa target konsumen bisnis kuliner Anda, hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menentukan jenis makanan atau minuman yang akan dijual. Pastikan produk tersebut memang sesuai seperti apa yang diminati oleh target pasar Anda, memang memiliki tren dan daya jual, serta mudah untuk dikelola oleh kemampuan Anda selaku pelaku bisnis.

4. Melakukan analisa kompetitor yang ada di pasaran

Selanjutnya, dikarenakan setiap makanan atau minuman yang akan dijual memiliki saingan atau kompetitor, Anda harus menganalisa pula para kompetitor Anda. Dengan melakukan analisa kompetitor, Anda jadi dapat mengetahui bagaimana progress dari kompetitor Anda, strategi apa yang mereka gunakan, serta langkah-langkah apa yang dapat bisnis Anda adaptasi.

Dengan melakukan analisis kompetitor, Anda juga bisa dapat mengetahui alasan mengapa target pasar yang mereka miliki memutuskan untuk membeli produk yang mereka tawarkan.

5. Mencoba membangun komunikasi dengan target konsumen

Apabila Anda sudah memulai memasarkan produk yang ingin Anda jual, cobalah untuk membangun komunikasi dengan target konusmen Anda. Apabila Anda melakukan pemasaran secara offline, datangi mereka secara langsung untuk dimintai tanggapan terhadap produk kuliner bisnis Anda. Dan apabila Anda melakukan pemasaran secara online, gunakan teknik pemasaran yang mencoba membangun engagement dengan pelanggan melalui konten-konten yang menarik interaksi.

6. Menggunakan analytics tools untuk memahami konsumen

Ketika sudah mulai menjalani bisnis, Anda dapat mengetahui data perilaku konsumen Anda melalui analytical tools seperti Google Analytics. Melalui tools tersebut, Anda akan disajikan pemahaman seputar minat mereka, perilakunya, serta bagaimana mereka bisa menemukan bisnis Anda. Dengan begitu Anda pun dapat melakukan pengembangan dari data yang disajikan.

7. Melakukan brand positioning

Strategi terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan brand positioning. Brand positioning sendiri adalah sebuah usaha untuk memposisikan brand bisnis Anda seperti apa yang sekiranya dipikirkan oleh target konsumen. Dengan begitu, Anda jadi tau celah-celah apa yang perlu dikembangkan dari bisnis kuliner Anda baik itu dari segi kualitas, cita rasa, maupun pendekatan terhadap konsumen.

Itulah beberapa cara menentukan target pasar yang dapat Anda lakukan. Apabila Anda sudah memulai menjalani bisnis F&B Anda dan memutuskan untuk menggunakan platform delivery online seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood, gunakan pula layanan integrasi pesanan online dari Hubster yang bernama Order Manager.

Melalui Order Manager, Anda dapat mengakses dan mengelola seluruh pesanan makanan online yang masuk melalui satu sistem dan tablet yang sama.


Baca juga: 7 Cara Membuat Brand Sendiri untuk Pemula di Bidang Bisnis

Dengan mengirimkan formulir ini berarti Anda telah menyetujui syarat dan ketentuan kami.
Download icon

Heading

Thousands of restaurants trust Otter to increase sales, save time, and make delivery easier.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Next article
This is some text inside of a div block.
This is some text inside of a div block.

Learn more about Otter's integrations

This is some placeholder text by Ollie.

Start your 30-day free trial