Tips Bisnis

Strategi dan Cara Menghitung Harga Diskon untuk Bisnis F&B

December 4, 2021

Dalam menjalankan bisnis food and beverage (F&B), Anda tentu memerlukan sebuah strategi untuk menyiasati pemasaran produk yang ditawarkan. Salah satu strategi yang umum dilakukan adalah dengan memberikan promo atau harga diskon pada produk F&B bisnis Anda.

Lalu, bagaimana cara tepat dalam menghitung harga diskon untuk bisnis F&B itu sendiri?

Cara Menghitung Harga Diskon untuk Bisnis F&B

Mengimplementasikan strategi harga promo atau diskon tentu bukanlah hal yang asing lagi ditemukan dalam beragam jenis bisnis. Namun ternyata dalam konteks bisnis F&B, strategi pemberian harga diskon terbilang berbeda lho! Untuk memberlakukan harga diskon pada produk makanan atau minuman Anda, Anda perlu memperhitungkan kembali food cost (FC) bisnis Anda agar tetap ideal. Sebagai contoh, kita akan membahas tentang cara menghitung harga diskon untuk menu kentang.

Untuk bahan-bahan yang diperlukan pada menu kentang katakanlah seperti berikut:

  • Kentang mentah sebanyak 200 gram: Rp27,000
  • Saus sambal 10 gram: Rp10,000

Dalam menghitung food cost pada menu kentang, Anda harus menggabungkan semua harga bahan dalam satu menu tersebut. Dengan mengetahui food cost-nya, ketika akan memberi potongan harga diskon, Anda bisa memotong harga total atau harga keseluruhan bahan untuk satu menu tersebut.

Setelah mengetahui cara menghitung harga diskon untuk strategi pemasaran bisnis F&B yang lebih mantap, berikut ada pula beberapa strategi pemasaran lainnya yang bisa Anda coba implementasikan.

5 Strategi Bisnis Food & Beverage Agar Laris

Tak hanya strategi promo atau diskon, berikut beberapa strategi lain yang bisa Anda coba untuk membuat bisnis F&B Anda semakin laris.

1. Foto produk yang profesional 

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan sebuah foto produk yang menarik perhatian. Ada banyak pelaku bisnis yang begitu mempertimbangkan presentasi produknya dari segi visual. Karena mereka percaya, presentasi visual yang baik merupakan salah satu kunci promosi yang berhasil.

Jadi, apabila Anda ingin menjalani sebuah usaha F&B, ada baiknya foto produk Anda dilakukan secara profesional dan kreatif. Tak hanya dapat menarik perhatian pelanggan, produk Anda pun jadi dapat tampak lebih menonjol dibandingkan dengan produk lainnya.

2. Memanfaatkan media sosial

Strategi pemasaran yang kedua adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai platform promosi.

Di era yang modern seperti sekarang, media sosial merupakan salah satu kunci jitu untuk menjangkau pelanggan secara meluas. Dan sudah banyak pelaku bisnis yang memaksimalkan penggunaan media sosial untuk melakukan promosi.

3. Memanfaatkan konten UGC 

Pernahkah Anda mendengar istilah User Generated Content (UGC)? Berkaitan dengan penggunaan media sosial, strategi memanfaatkan konten UGC dapat membantu pelaku bisnis untuk lebih menarik perhatian pelanggannya.

UGC sendiri adalah konten-konten yang dibuat oleh orang lain di media sosial mereka dan biasanya konten tersebut berisikan pengalaman mereka menggunakan sebuah produk atau layanan. Jenis konten UGC pun beragam, bisa dalam berbentuk foto, video, ulasan, dan lain-lain.

Nah, dengan memanfaatkan konten UGC yang bisnis Anda dapatkan, Anda jadi dapat lebih menarik minat pelanggan lain untuk mencoba produk makanan maupun minuman dari bisnis Anda.

Strategi memanfaatkan konten UGC ini merupakan salah satu taktik yang cukup efektif.

4. Memastikan tampilan toko terlihat menarik

Strategi terakhir untuk melakukan promosi bisnis F&B adalah dengan memastikan toko Anda terlihat menarik baik secara online maupun offline. Rancanglah desain yang anti mainstream dan menggambarkan identitas bisnis F&B Anda.

Untuk perancangan dari segi offline, Anda dapat menyewa jasa eksterior & interior desainer ketika merancang toko Anda. Sedangkan dari sisi online, Anda dapat menyewa jasa brand designer atau social media designer.

5. Memasarkan produk melalui platform online food delivery

Saat ini ada banyak sekali platform pemesanan makanan online yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Nama-nama seperti GoFood, GrabFood, ShopeeFood, dan Traveloka Eats merupakan beberapa yang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Melalui platform-platform tersebut, Anda dapat mendaftarkan bisnis F&B Anda untuk lebih mudah ditemukan dan dipesan oleh pelanggan secara online.

Tak hanya mempermudah pelanggan dalam melakukan pemesanan online, Anda juga dapat meningkatkan penjualan melalui platform online delivery tersebut.

Berjualan di GoFood & GrabFood? Integrasikan dengan Hubster

Anda sudah mulai memanfaatkan platform seperti GoFood dan GrabFood? Tandanya Anda telah satu langkah lebih maju dibandingkan bisnis-bisnis F&B lainnya.

Sayangnya, terkadang pesanan dari GoFood & GrabFood dapat membuat Anda kewalahan karena harus berganti aplikasi untuk melihat pesanan yang masuk atau merekap jumlah orderan yang masuk dalam satu hari. Untuk mempermudah aktivitas tersebut, Anda dapat mencoba sistem integrasi pesanan makanan online Hubster yang bernama Order Manager. Dengan Order Manager, Anda dapat mengendalikan semua pesanan online yang masuk melalui satu aplikasi dan tablet.

Coba gratis layanan Order Manager Hubster sekarang, gratis 30 hari percobaan.

Artikel Terbaru

Tips Bisnis

8 Bisnis Frozen Food Rumahan Bermodal Kecil

Bisnis frozen food adalah salah satu jenis bisnis yang mudah untuk dicoba dan tidak memerlukan modal yang besar. Berikut beberapa tips bisnis frozen food.

Tips Bisnis

Cara Mendapatkan EFIN Online Secara Mudah dan Lengkap

Berikut langkah lengkap dari cara mendapatkan EFIN online yang perlu untuk Anda ketahui. Tak perlu repot mengurusnya secara offline.

Tips Bisnis

Apa Itu Forecasting dan Fungsinya Bagi Bisnis

Forecasting adalah sebuah strategi atau metode yang dibentuk dalam merencanakan dan mengendalikan kegiatan bisnis. Berikut fungsi lain dari forecasting.