Mengenali 18 Istilah Akuntansi dan Penjelasannya Dalam Bisnis

Ada banyak istilah akuntansi yang kerapkali terdengar dalam bisnis. Berikut 18 istilah akuntansi yang wajib untuk dipahami jika Anda menjalani bisnis F&B.

Ada banyak sekali istilah akuntansi yang perlu diketahui. Bagi sebagian orang, mungkin hal tersebut tidak terlalu penting. Tetapi, bagi seorang yang bekerja di dunia keuangan harus memahami istilah-istilah tersebut.

Beberapa kata mungkin sudah sering terdengar seperti utang, piutang, bunga, atau sejenisnya. Namun, dunia akuntansi tidak hanya memiliki istilah itu saja. Masih ada banyak sekali istilah lainnya.

Memahami beberapa kata juga sangat penting jika Anda ingin bekerja di dunia administrasi. Setidaknya, akan jauh lebih mudah untuk memahaminya. Masalahnya adalah ada banyak sekali istilah dalam dunia akuntansi.

Oleh sebab itu, Anda membutuhkan informasi lengkap untuk memahaminya. Kami akan memberikan beberapa informasi mengenai istilah dalam dunia akuntansi apa saja yang harus Anda pahami.

18 Istilah Akuntansi yang Perlu Dipahami

istilah-istilah-akuntansi-hubster
Sumber: Unsplash

Terlepas dari definisi akuntansi, ternyata ada banyak sekali istilah perlu dipahami. Setiap istilah memiliki definisi dan bahkan akronim berbeda. Untuk itu, simak baik-baik beberapa istilah di bawah ini.

1. Piutang Usaha

Piutan usaha didefinisikan sebagai jumlah tanggungan yang harus dibayar oleh klien. Tanggungan ini harus dibayar karena telah menggunakan barang maupun jasa yang telah digunakan sebelumnya.

Dalam dunia akuntansi, piutang usaha menjadi salah satu hal paling sering terdengar. Istilah akuntansi ini perlu dipahami karena sebagian besar orang salah mengartikan mana yang piutan dan hutang.

2. Hutang Usaha

Selain piutang, ada juga hutang usaha. Hutang usaha memiliki arti jumlah tanggungan yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pihak kreditor. Hal tersebut karena perusahaan telah menggunakan jasa atau barang kreditor.

Biasanya, hutang akan memiliki jangka waktu tertentu. Lama jangka waktu merupakan hasil kesepakatan dari kedua belak pihak. Oleh sebab itu, ada perjanjian resmi ketika terlambat membayar hutang akan ada denda.

3. Asset

Istilah akuntansi selanjutnya adalah asset. Dalam dunia administrasi, asset terdiri dari dua jenis yaitu asset tetap dan asset lancar.

- Asset lancar

Asset lancar merupakan sebuah asset yang nantinya akan diubah atau dikonversikan menjadi bentuk uang tunai dalam jangka waktu 1 tahun atau sesuai periode tertentu.

- Asset tetap

Asset tetap merupakan asset jangka panjang yang akan memberikan keuntungan lebih besar dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun, salah satu contohnya adalah tanah.

4. Kelas Aset

Kelas asset juga merupakan salah satu istilah akuntansi. Ada 3 kelas asset wajib Anda pahami. Pertama adalah ekuitas, kedua dalam pendapatan tetap, dan ketiga adalah obligasi.

5. Neraca

Neraca bisa diartikan sebagai laporan keuangan milik perusahaan dalam periode waktu tertentu. Isi neraca sendiri sangat beragam dan bisa dibagi dalam beberapa kategori berdasarkan tingkat dan jenisnya.

Sebagai contoh, ada neraca asset perusahaan. Neraca ini mencatat semua asset atau harga milik perusahaan. Ada juga jumlah tanggungan (piutang) hingga ekuitas pemilik dari perusahaan tersebut.

6. Modal

Istilah akuntansi selanjutnya adalah modal. Ini adalah kata-kata yang sudah sering tersengar. Definisinya sendiri adalah semua asset keuangan milik perusahaan seperti uang tunai hingga barang.

Baca juga: 7 Cara Mengelola Keuangan Usaha Kecil Anda

7. Arus Kas

Arus kas atau cash flow merupakan semua aktivitas keuangan yang bisa berupa pendapatan atau beban yang diharapkan mampu dihasilkan melalui aktivitas usaha. Contohnya adalah dari penjualan, penyewaan, dan sebagainya.

8. Akuntan Publik Bersertifikat

Ada juga istilah akuntansi berupa akuntan public bersertifikat. Ini adalah sebuah penunjukan kepada seorang akuntan yang telah memenuhi persyaratan dan dinyatakan lulus dari ujian CPA standard.

Seorang akuntan public memiliki tanggung jawab besar karena mendapatkan amanat dari pemerintah. Untuk mendapatkan CPA, seorang akuntan harus memiliki pengalaman kerja serta memenuhi persyaratan penting lainnya.

9. Harga Pokok Penjualan

Harga pokok penjualan merupakan pengeluaran langsung dari perusahaan. Biasanya, pengeluaran berkaitan dengan operasional bisnis. Oleh sebab itulah rumus penghitungannya akan berbeda-beda sesuai dengan apa yang diproduksi oleh perusahaan.

Istilah akuntansi ini menjadi hal wajib bagi seorang akuntan atau administrasi. Salah satu contohnya adalah menghitung harga pokok penjualan untuk kebutuhan bahan mentah, tenaga kerja hingga operasional produksi lain.

10. Kredit

Kredit secara definisi memiliki arti berupa entri akuntansi yang berpotensi menurunkan kekayaan atau asset perusahaan. Artinya, beban atau kewajiban yang harus dibayar juga akan meningkat.

Perlu Anda ketahui bahwa istilah akuntansi ini memiliki beberapa jenis transaksi. Jika menggunakan metode entri ganda, maka Anda akan bertemu dengan pencatatan kredit dan debet.

11. Debit

Sebaliknya, debit merupakan entri akuntansi yang menunjukan adanya kenaikan jumlah kekayaan atau asset. Di sisi lain, ada penurunan kewajiban yang harus dibayarkan perusahaan dalam neraca perusahaan.

12. Diversifikasi

Ada juga istilah akuntansi yang disebut dengan diversifikasi. Definisi dari istilah ini sendiri adalah pengalokasian investasi modal ke dalam berbagai asset dengan tujuan menghindari risiko bisnis secara berlebihan.

13. Biaya

Selanjutnya adalah biaya yang merupakan semua bentuk pengeluaran. Biaya dibagi dalam beberapa kategori seperti:

- Biaya tetap: biaya pembayaran dalam jangka waktu teratur.

- Biaya variable: pengeluaran yang nominalnya bisa berubah setiap saat.

- Biaya masih harus dibayar: biaya yang belum dibayar.

- Biaya operasi: semua pengeluaran yang berkaitan secara tidak langsung dalam operasional perusahaan.

14. Ekuitas dan Ekuitas Pemilik

Ekuitas diartikan sebagai asset dikurangi dengan kewajiban. Sedangkan ekuitas pemilik adalah presentase jumlah kepemilikan saham yang dimiliki oleh pihak tertentu. Pihak-pihak ini kemudian disebut pemilik saham.

15. Kebangkrutan

Kebangkrutan merupakan kondisi atau keadaan di mana perusahaan tidak mampu lagi memenuhi kewajiban finansialnya. Dampak terburuk dari kebangkrutan adalah pembubaran organisasi bisnis namun tetap harus memenuhi kewajiban pelunasan terlebih dahulu.

16. Perseroan Terbatas

Istilah akuntansi selanjutnya adalah perseroan terbatas di mana ini merujuk pada organisasi bisnis yang telah memenuhi syarat tertentu. Selain itu, anggota juga tidak akan dimintai pertanggungjawaban terhadap kehilangan tabungan perusahaan.

17. Laba Bersih

Laba bersih merupakan definisi untuk menyebutkan keuntungan perusahaan setelah dikurangi semua total biaya. Rumusnya adalah semua total pendapatan dikurangi total biaya dan hasilnya adalah laba bersih.

18. Laba atas Investasi

Laba atas investasi atau return of investment merupakan ukuran yang dipakai untuk melihat presentase keuntungan. Untuk menghitungnya, maka menggunakan rumus laba bersih dibagi dengan biaya investasi.

Dalam dunia akuntansi, ada banyak istilah yang wajib dipahami. Apalagi, dunia akuntansi juga berkaitan dengan dunia finansial. Itulah mengapa ada banyak sekali istilah akuntansi yang harus dimengerti.

Jika Anda sedang menjalani bisnis dan khususnya bisnis F&B, beberapa istilah yang ada di dalam dunia akuntansi di atas wajib untuk Anda pahami guna membantu mengatur keuangan bisnis yang Anda jalani.

Baca juga: Cara Membuat Laporan Laba Rugi dan Pentingnya Bagi Bisnis

Start your 30-day free trial