Penjualan Menurun? Ini Cara Meningkatkan Penjualan di GoFood

Anda merupakan salah satu merchant GoFood? Baca 7 cara meningkatkan penjualan di GoFood berikut ini!

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu layanan pemesanan makanan online GoFood. Salah satu produk yang dimiliki oleh Gojek ini adalah layanan pesan antar makanan secara online, yang memungkinkan pelaku bisnis F&B untuk mempromosikan produknya secara online dan target konsumennya pun dapat secara mudah membeli produk kuliner tersebut.

Adanya platform seperti GoFood tentu memudahkan kita semua dalam hal kebutuhan pangan harian. Dan tak hanya itu, sebagai pelaku bisnis Anda juga pasti merasakan keuntungan dari menggunakan platform GoFood tersebut.

7 Cara Meningkatkan Penjualan di GoFood

Apabila Anda sudah menggunakan layanan GoFood untuk memasarkan produk F&B Anda, tentu Anda sudah sering mendengar kisah sukses dari para merchant (penjual) yang menggunakan platform GoFood. Ada banyak restoran yang berhasil meraih omset puluhan hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya. Atau mungkin Anda adalah salah satu dari mereka?

Jika Anda sedang dalam keadaan 'stuck' dengan penjualan Anda di GoFood, berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan bisnis kuliner Anda melalui platform GoFood.

1. Gunakan nama merchant dan menu makanan yang jelas

Perlu diketahui bahwa pada bisnis skala besar, menggunakan nama toko, merchant, atau brand makanan sendiri bukan menjadi masalah karena mereka sudah dikenal oleh masyarakat luas. Namun beda halnya dengan bisnis berskala kecil, Anda perlu mempertimbangkan nama yang tepat, baik dari nama merchant serta nama makanan yang akan dijual.

Misalkan saja Anda menjual ayam crispy, gunakanlah nama yang mudah untuk diingat dan menarik seperti: Ayam Pok-Pok, Ayam Goyang Lidah, Ayam Pedaz Mampuz, dan lain sebagainya. Paling tidak, nama makanan atau minuman bisa menjadi identitas sehingga konsumen mudah mengenali dan juga mudah mencarinya. Dan ketika ada melakukan listing menu di GoFood, pastikan foto yang Anda tampilkan adalah foto asli yang tentunya diambil dengan niat agar dapat menggugah selera target konsumen.

2. Sesuaikan harga makanan dengan target pasar sekitar

Mengenali target pasar dengan baik memiliki pengaruh besar terhadap penjualan Anda. Penting bagi para pelaku bisnis kuliner untuk mengenali karakteristik pasar di area tempat bisnis kuliner tersebut dibuka.

Apabila toko makanan Anda dekat dengan kawasan mahasiswa, Anda perlu memasang strategi harga yang "ramah" untuk dijangkau di kantong mahasiswa. Dan biasanya para konsumen lebih memilih merchant yang dekat dengan lokasi tempat tinggalnya untuk menghemat ongkos kirim. Apabila lokasi Anda cukup strategis dengan kawasan target konsumen yang potensial, maka pertimbangkan baik-baik penentuan harga produk serta selalu pastikan produk Anda tersedia sesuai dengan yang ditampilkan di aplikasi.

3. Atur lokasi peta/maps yang benar

Agar memudahkan kurir dalam mencari lokasi toko, Anda juga harus mempertimbangkan akurasi map yang sebenarnya. Artinya jika Anda memberikan koordinat kurang tepat maka akan sangat merugikan. Bisa jadi hal yang demikian akan menyebabkan pemesan melakukan cancel karena alamat tidak jelas. Biasanya pelanggan akan mencari toko melalui map untuk meyakinkan pilihan mereka. Intinya pastikan titik koordinat resto atau toko tidak membingungkan pelanggan dan juga kurir.

4. Menu makanan yang anti mainstream

Dalam bisnis kuliner, menu makanan adalah kunci untuk menarik lebih banyak pengunjung. Tak hanya itu, apabila menu makanan bisnis kuliner Anda beda daripada yang lain, juga dapat membangun brand produk yang lebih menarik pada bisnis Anda.

Coba lakukan riset kecil-kecilan mengenai apa yang konsumen minati. Pahami seperti apa trennya, dan akankah menu tersebut bisa bertahan lama untuk dijadikan salah satu produk F&B Anda atau tidak. Tak hanya menyajikan pilihan menu yang menarik, Anda pun harus memastikan cita rasa yang disajikan adalah kualitas yang terbaik.

5. Pastikan jam operasional diperbarui secara real-time

Ketika mengadaptasi sistem berjualan online, Anda perlu memastikan "eksistensi" bisnis kuliner Anda memang di-notice oleh target konsumen Anda. Dalam konteks menggunakan platform GoFood, pastikan jam operasional toko Anda selalu di-update secara real-time. Jangan sampai ketika toko sudah tutup, pelanggan masih dapat melakukan pemesanan di aplikasi GoFood. Karena apabila itu terjadi, konsumen pasti akan merasa kesal karena tidak ada respon dari toko Anda padahal ia sudah menahan lapar.

6. Tawarkan promo diskon yang menarik

Di GoFood, para merchant diberi kesempatan untuk memberikan promo diskon yang menarik kepada pelanggannya. Entah dengan sistem subsidi dari Gojek ataupun inisiatif Anda sebagai penjual, menerapkan strategi promo pada bisnis kuliner yang dijalankan merupakan salah satu strategi tokcer yang wajib dicoba. Karena tidak ada yang tidak suka dengan harga diskon/promo, bukan?

7. Perhatikan kecepatan penyajian produk

Salah satu poin penting dalam proses berjualan online di GoFood adalah proses penyajiannya. Jika ingin mendapatkan pelanggan banyak, tak hanya sajian makanan yang enak dan bersih yang penting untuk diperhatikan. Tapi juga kecepatan penyajiannya. Karena umumnya mereka yang memesan di aplikasi gofood cenderung tidak punya waktu untuk membeli makanan sendiri dan butuh waktu cepat.

Itu dia beberapa cara meningkatkan penjualan di GoFood yang bisa Anda coba untuk bisnis kuliner Anda. Salah satu cara lainnya untuk memastikan perkembangan penjualan bisnis Anda adalah dengan mencoba menggunakan layanan Business Manager dari Hubster.

Dengan menggunakan Business Manager, Anda akan mendapatkan laporan lengkap dari penjualan Anda secara harian, mingguan, ataupun bulanan. Untuk informasi lebih lanjut, coba gratis 30 hari layanan Business Manager dengan ikuti demo nya di sini.

Baca juga: 5 Cara Daftar GoFood Terbaru dan Terlengkap

Dengan mengirimkan formulir ini berarti Anda telah menyetujui syarat dan ketentuan kami.
Download icon

Heading

Thousands of restaurants trust Otter to increase sales, save time, and make delivery easier.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Next article
This is some text inside of a div block.
This is some text inside of a div block.

Learn more about Otter's integrations

This is some placeholder text by Ollie.

Start your 30-day free trial